Pak Presiden,
Dulu anda berjanji kepada rakyat,
Dulu anda menebar pesona dengan kata-kata
Dulu anda menebar janji-janji manis
Anda berjanji akan kesejahteraan!
Anda berjanji akan kesetaraan!
Anda berjanji akan keadilan!
Anda berjanji akan anti korupsi!
Anda berjanji akan kebesaran bangsa!
Kini,
Mafia hukum yang kau canangkan tak lagi kau hiraukan
Seorang nenek yang tak berdaya habis dimakan hukum
Korupsi di berbagai departemen dan pemerintah daerah makin merajalela
Nepotisme semakin kental tak terkendali
Aroma kolusi pada kasus Bank Century sangat menyakitkan rakyat
Kini,
Banyak rakyat yang kecewa
Anda seperti tak lagi berkarakter sebagai seorang ksatria
Mana kecintaan anda terhadap rakyat?
Apakah mereka hanya alat eksploitasi untuk jabatan anda?
Jangan hancurkan harapan rakyat akan keadilan!
Jangan menghancurkan satu-satunya mimpi yang tersisa dari kebesaran negara ini!
Hukum!
Akan membelit anda kalau sudah menciderai rakyat,
Akan mengganyang anda dunia dan akhirat walau kini selamat
Akan menistakan anda walau kini tersembunyi
Hukum adalah keadilan …
Lalu, seperti apakah hukum akan menjadi kalau anda lebih mencintai stabilitas semu dibandingkan dengan kecintaan terhadap rakyat.
Kami tidak siap dikecewakan…
Maka jangan salahkan kami kalau mengecewakan anda…
Pilihannya…
Jadi Ksatria terhormat
Atau pengecut seperti cecurut…
23 November 2009


