Posted by: sopyanmk | 29/08/2011

Mengkritisi Dualisme Penentuan Hari Raya


Senja di hari tanggal 29 Agustus 2011, perdebatan datang dari berbagai pihak walau saat ini tidak terlalu kentara. Dua kutub yang sejak dulu sampai saat ini belum bisa dicarikan titik temu telah membelah perbedaan yang kentara. Satu pihak dengan hilal/rukyat (mata telanjang), pihak lain berpegang pada hisab (perhitungan) serta penggunaan teknologi. Perbedaan dalam pemahaman ini memang memiliki dalil dalil yang cukup bisa dipertanggungjawabkan, hanya permsalahannya dari sisi mana dalil-dalil itu dimaknai kontekstual oleh kedua aliran besar di Indonesia. Uniknya, hari ini ada juga yang sudah melaksanakan shalat Iedul Fitri tanpa ada sedikitpun permasalahan yang ada, atau bisa jadi ada yang lebaran hari Kamis sesuai dengan perhitungan mazhabnya.

Jadi permasalahan dari itu semua adalah bagaimana umat memegang kelegaan hari dan lebih memprioritaskan kepada solidaritas sosial dalam menghormati satu sama lain.

Di Indonesia, warga negara sudah sangat paham ketika belajar toleransi antar umat beragama. Sejauh ini bahkan cukup efektif dalam meredam perbedaan yang sering diistilahkan oleh negara dengan sebutan SARA. Simbol Bhinneka Tunggal Ika walau belum 100% menjadi solusi, ternyata cukup kuat merekat bingkai kebangsaan dan nasionalisme di Indonesia. Permasalahannya buat umat bisakah bingkai “UMMATAN WAHIDAN” (umat yang satu seperti anggota tubuh) bisa dimaknai dengan lebih cerdas dan tepat. Sebab secara objektif, pemahaman toleransi “inter” umat beragama masih menyisakan lubang yang lebar untuk dijembatani agar terwujud ukhuwah islamiyah yang kaffaah.

Detik-detik menjelang maghrib ini saya berdoa, “Semoga Allah memberikan kekuatan dan kepada kaum muslimin untuk menyatukan qalbu demi terwujudnya baldatun thayibatun wa rabbun ghafuur”. Amin

Bandung, 29 Agustus 2011

17.43 WIB


Responses

  1. iya..betul gan, kali ini terjadi lagi dualisme lebaran, yg mana membuat bingung umat islam di Indonesia,kita sebagaimana umat binggung mau ikut keputusan yg mana,wong ya puasanya bareng2 kok lebaran sendiri2..gimana ini… waduh bingung daripada bingung..makan sj dulu karena skr sy ikut lebaran hari Selasa ini…he…he.e..Wallahualam hanya Allah Yang Maha Tahu..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: