Posted by: sopyanmk | 08/12/2009

Presentasi KGI di Surabaya


Minggu, 6 Desember 2009 adalah hari yang ditunggu-tunggu untuk presentasi di depan guru-guru Surabaya. Tempat presentasi yang megah di Ball Room Hotel Bumi Surabaya dengan jumlah peserta yang mencapai 500 orang membuat saya merinding membayangkan suasananya yang akan saya hadapi. Saya malah sempat membayangkan apa yang saya lakukan takutnya tidak menarik dan menjadi sia-sia saja. Hal yang manusiawi kalau audiens akan berpikir ni anak jauh-jauh dari Jakarta hanya ngomongin sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh guru-guru di Surabaya. Sehingga saya memikirkan apa yang harus saya katakan supaya meyakinkan kepada guru-guru kalau merekapun bisa melakukan yang sudah saya lakukan.

Melihat antusiasme peserta yang dating ke ruangan sungguh luar biasa. Hampir tidak pernah putus datang dan melakukan registrasi. Wah, goody bagnya keren banget dan benar-benar eksklusif. Benar-benar pagi yang menaikkan adrenalis.

Sesi pertama diisi oleh Presentasi Pak Budi dari Intel, dari Axioo, Bapak Kepala Dinas Provinsi Jatim dan Pak Satria. Pak Wahyu menjelaskan bagaimana peran Intel dalam pengadaan Laptop. Ia mengilustrasikan kalau raga tanpa nyawa itu mayat, kalau nyawa tanpa raga itu hantu. Ia menjelaskan bahwa laptop untuk guru tapi tidak ada bahan-bahan untuk pendidikan sama dengan raga tanpa nyawa. Juga laptop sudah punya fasilitas lengkap namun guru tidak mendapatkan pelatihan, ya bisa jadi sia-sia saja. Juga guru dilatih berbagai keahlian namun tidak memiliki fasilitas computer juga bisa jadi akan sia-sia.

Selanjutnya adalah Pak Onno W. Purbo. Seorang pejuang ICT open source yang luar biasa. Beliau bercerita tentang kesuksesan dia dan trik-trik memanfaatkan berbagai macam fasilitas yang ada di internet. Wah sepertinya saya makin mengkeret nih… saya sangat menikmati reality show Kang Onno tapi sekaligus saya semakin grogi menjelang giliran saya.

Setelah dialog panjang dengan bagi-bagi buku sebagai doorprize, akhirnya kebagian juga tampil dengan alokasi waktu 30 menit. Dibuka dengan slide Obama dan Reporter TV untuk melepaskan ketegangan, sepertinya para peserta menjadi sangat penasaran. Saya pun terus berulang mengatakan bahwa apa yang saya dapatkan adalah gratis, bahkan datang ke Surabaya dan menginap di hotelpun gratis. Tak lupa saya mencoba mengingatkan para guru dengan prinsip-prinsip pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara yang sementara ini terlupakan oleh guru-guru dan pakar pendidikan, padahal pemahaman dan cara pandang beliau sudah diadopsi oleh sekolah luar negeri. Ini menarik…

Untuk meyakinkan guru, saya juga berkali-kali meyakinkan bahwa yang saya sampaikan itu tidak sulit dan mudah dilakukan. Kuncinya adalah kemauan dan keberanian mengambil resiko. Bahkan saya harus bercerita sedikit tentang fasiitas sekolah saya yang memang tidak mewah dan megah namun masih bisa melakukan sesuatu. So, What they are waiting for?

Walau kepanjangan dan hanya bisa mendapatkan pertanyaan dari satu orang, namun saya merasa puas bisa maksimal menyampaikan materi yang saya siapkan. Apalagi mendapatkan pujian dari Pak Satria, Pak Budi dan Ibu Direktur Intel Asia-Fasifik (tenggara?) yang begitu antusias dengan menyebut my presentation is inspiring. Amin… semoga begitu adanya dan guru-guru Jawa Timur bisa maju dan terus maju pendidikan di Indonesia.

Terimakasih kepada Pak Satria, Mas Ihsan, Mas James, dan Mas Yasin, Intel, dan Axioo. Tak lupa Mbak Ovi yang terus menerus bantu saya bahkan ngurusin charger saya yang ketinggalan di hotel, walau gak ketemu. Aneh ya, barang ketinggalan di hotel besar bisa gak ketemu…
Viva KGI Jatim!!!


Responses

  1. Selamat dan sukses Pak Sopyan. Saya sungguh terinspirasi setelah melihat paparan Bapak. Siapa sangka guru PPKn bisa melanglang buana ? Sungguh sangat menginpirasi. Terima kasih atas segala inspirasinya. Semoga bisa segera ketemu di lain waktu .. AMiinn ..
    Btw, chargernya jangan2 nyantol di pojokan Pak, pas saya minta CVnya via UFD ?

  2. Saya, peserta seminar di Surabaya kemarin pak, saya kagum sama Bapak, saya juga punya opsesi pergi ke luar negeri gratis seperti Bapak meskipun saya guru PNS di SMPN. Tolong Bapak beri petunjuk, bagaimana cara mengikuti konferensi guru internasional, kemarin saya coba cari di Google, malah kesasar kemana-mana. Terima kasih sebelumnya.

  3. Untuk reminder saja, ini komentar dari Pak Satria. Terimakasih atas komentarnya
    ++++
    Pak Sopyan,
    Presentasi Anda kemarin itu memang luar biasa! Really inspiring. Saya saja yang biasa ngabur kalau ada presentasi orang lain pada saat mendengarkan presentasi Anda langsung terpikat. Ini bukan yang pertama kali Anda memikat saya dengan presentasi Anda. Ketika Konperensi Guru Indonesia tahun 2007 saya juga sudah terpikat dengan presentasi Anda saat itu. http://satriadharma .wordpress. com/2007/ 11/29/konferensi -guru-indonesia- 2007/#more- 59
    Apa kekuatan dari presentasi Anda? Karena Anda adalah seorang guru kelas di sekolah umum dengan status PNS! yang lebih hebat lagi adalah bahwa Anda adalah guru bidang studi PKN dan Anda juga bukan siswa dan mahasiswa hebat nan cerdas ketika masih kuliah. Anda hanyalah seorang guru biasa dengan prestasi biasa-biasa saja sebelumnya tapi kemudian langsung melejit menjadi Bintang karena tekad dan kemauan untuk berprestasi. Jadi Anda adalah contoh nyata dari keberhasilan seorang guru biasa yang menjadi bintang dan berprestasi internasional karena kemauan yang kuat dan kerja keras. Anda telah membuktikan bahwa SIAPAPUN YANG MAU AKAN MAMPU MENCAPAI PRESTASI. Itu sebabnya mengapa presentasi Anda begitu memikat. You really inspire all teachers.
    sperti harapan Mas Ihsan ketika itu, saya juga berharap bisa membawa Anda berkeliling untuk menginspirasi guru-guru lain di berbagai daerah. Siapkan saja materi workshop anda untuk tampil di berbagai daerah. Utamanya materi tentang bagaimana berkolaborasi dengan sekolah lain di luar negeri.
    Salam takzim untuk Anda, Pak Sopyan!
    Salam
    Satria

  4. Mas Pur, Mbak Suzi, dan Pak Satria.
    Terimakasih atas komentarnya semoga kita bisa terus bersinergi dan maju bersama.
    Salam,
    Sopyan

  5. Hebat. Salut deh.

  6. Terimakasih bu Lisda

  7. slam kenal pak sopyan sungguh sangat bermampat banget……

    • Terimakasih Pak Adang…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: