Posted by: sopyanmk | 05/04/2009

eLanguages di Universitas Muhammadiyah Malang


Dua minggu sebelum 24 Maret 2009, saya ditelpon oleh officer British council untuk bertanya mengenai kesediaan saya menjadi trainer di Malang, Jawa Timur. Wah, sepertinya saya bermimpi mendapat tawaran ke luar kota yang sangat luar sekali. Mimpi banget saya bisa mampir Ke Jawa Timur. Sepertinya Jawa Timur adalah tanah jawa yang sebelumnya belum tersentuh. Setelah melalui prosedur standar dan mendapat izin dari Kepala Sekolah (alhamdulillaah saat ini Bapak Kepala Sekolah yang baru “Bapak Setiabudi, M.Pd” sangat baik, berbeda lhooo). Padahal hari Senin sampai Rabu itu ngawas UTS anak-anak.

Sayang, waktunya mepet banget dengan kegiatan di Bandung. Marathon pisan euy!!! Mana pulang dari Bandung sudah sore dan sampai ke rumah sekitar jam 10 malam. Hmmmm hari yang melelahkan setelah pengalaman yang tidak indah di Bandung. Semoga tidak trauma…. Senin tanggal 23 Maret 2009 saya harus boarding sekitar jam 7.30 atau 8.30 kali ya. Karena pesawat ke Malang pukul 9.30. Apa daya, pagi-pagi saya harus dihadapkan pada kondisi anak ke-2 yang menangis meraung-raung kesakitan karena sakit gondongan. Akhirnya perjalananpun diundur sebentar untuk memastikan anak saya baik-baik saja. Setelah reda baru saya pergi dengan hati yang sedikit khawatir.

Kalau Masalah memang tidak kemana, dari rumah ke Pool Damri di Botani Square tertahan lama di underpass sampai jambu dua yang setiap hari memang selalu macet total. Setelah lepas dari sana pun harus berjuang dengan sabar karena memang kemacetannya sangat panjang… duh. Saya pun mulai kontak dengan Pak Aji, guru muda dari Al-Kautsar Internat Sukabumi. Sekolah boarding yang luar biasa hebatnya. Saya semakins stress karena jam 9.00 saya masih di seputar Ancol. Dengan perasaan lemas saya kirim SMS bahwa mungkin saya menyusul ke Malang naik kereta api. Karena sudah pasti saya ketinggalan pesawat. Sambil saya SMS ke Ibu Via temang mengajar di SMPN 3 Bogor yang kebetulan orang Surabaya.

Tiba-tiba SMS dari Pak Aji masuk, dengan muka tegang saya membukanya. Disana tertulis “Sabar aja Pak Sopyan, pesawat delay sampai jam 11.30”. Wakkkkkkkkkkkkkkk mata saya hampir loncat membacanya, dan saya pun melanjutkan tidur di bis dengan perasaan happy. Subhanallah, pertolongan Allah itu luar biasa. Walau sempat terkendala dengan segala sesuatu… Pasti ada jalan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: