Posted by: sopyanmk | 31/12/2008

Chain Stories


CB034303Waktu itu saya sangat tertantang untuk meningkatkan motivasi anak dalam menulis. Lalu terinspirasi oleh beberapa pelatihan yang pernah diikuti dan pernah juga kasih sharing. Eh di salah satu project konferensi AEC ada tema Chain Story. Otak saya tambah menggelegak ingin dipraktikan kepada murid saya pada pelajaran bahasa Inggris. Hmmm ngakalin mereka supaya bunyi dalam bahasa Inggris memang rada sulit apalagi mereka masih kelas 7 (bukan under estimate, tapi memang seperti itu. Satu dua bisa, tapi sisanya pasti macet). Lalu munculah ide lainnya. Anak-anak berbicara dulu dalam bahasa Indonesia secara beruntun. Setelah selesai, mereka translate. Hasilnya ok buanget…

Langkah pertama yang saya sampaikan adalah saya mengawali cerita dalam satu kalimat. Kemudia siswa yang satu dari baris depan/belakang melanjutkan cerita itu satu persatu secara bergilir. Hasilnya? Silahkan dibaca, terjemahan mereka dalam bahasa Inggris tidak saya edit. Biarkan saya upload dan menjadi kebanggaan tersendiri buat mereka. Semoga para pengunjung blogger terinspirasi. Berikut adalah urutannya:

  1. Di sebuah lembah yang indah ada sebuah rumah yang sangat mewah
  2. Di dalamnya terdapat benda-benda yang berharga tinggi
  3. Tapi tidak ada kamar mandinya
  4. Di dalam kamarnya tidak terdapat tempat tidur.
  5. Tetapi banyak hantu
  6. Di dalamnya terdapat lukisan antik
  7. Kaca-kacanya pun pecah
  8. Di dalam rumah terdapat patung Budha
  9. Di rumah itu tidak ada pintunya
  10. Setiap malam terdengar suara serigala
  11. Ternyata penghuninya hanyalah kucing
  12. Pemandangan di sekitar rumah itu sangat indah
  13. Setiap pengunjung yang datang selalu memberi makan kucing tersebut
  14. Hampir setiap hari selalu ada hujan dan petir
  15. Di rumah itu tidak ada atapnya
  16. Di dalamnya terdapat tikus
  17. Rumah itu tidak ada temboknya
  18. Di rumah itu ada gorilla
  19. Di rumah itu tidak ada lantainya
  20. Rumah itu sangat menyeramkan
  21. Lantainya sangat kotor sekali
  22. Dan semua itu hanya mimpi
  23. Pagi-pagi ibu membangunkanku
  24. Ternyata aku mengompol dan berak di celana
  25. Lalu aku pergi ke kamar mandi
  26. Setelah keluar kamar mandi aku melihat jam ternyata aku sudah terlambat pergi ke sekolah
  27. Aku masih teringat mimpi yang menyeramkan itu
  28. Ternyata mimpi itu bukan khayalan
  29. Ternyata aku sedang melayang
  30. Ketika aku sedang melayang aku bertemu manusia planet
  31. Nama manusia planet itu bernama Beheng
  32. Beheng berasal dari planet monyong bahe
  33. Dan ternyata sekolahku di serang oleh manusia monyong bahe
  34. Wajah Beheng itu sangat buruk
  35. Dia bukan menyerang sekolah tapi ingin mendaftar sekolah
  36. Dan itu hanya khayalanku saja
  37. Ternyata yang membangunkanku wajahnya seperti Beheng
  38. Dan aku bangun menuju meja makan
  39. Setelah makan aku mandi

Betapa menggodanya imajinasi mereka. Bahkan mereka berani memotong jalur cerita dan mengubah setting dengan drastis dan dramatis. Saya membiarkan dan membebaskan fantasi mereka. Mau lihat translasi mereka dalam bahasa Inggris. Silakan kunjungi http://englishsmpn3bogor.blogspot.com/2008/11/beheng-story.html tapi jangan berharap translasi yang hebat. Mereka menterjemahkannya benar-benar text book bahkan bisa berlainan artinya. Tapi, biarkanlah mereka begitu untuk belajar. Tidak usah dimarahi dan dibantah keras. Semua adalah proses untuk menjadi lebih baik.

Yang paling berkesan dari proses pembelajaran ini adalah ketika emosi para siswa menggelegak, marah, kecewa, serta beragam ekspresi ketika temannya melanjutkan cerita. Selamat mencoba, asyik juga buat workshop.

Selamat Tahun Baru 1430 H dan 2008


Responses

  1. Hhehe

    Lucu pak, lucu banget alurnya . . . .

    Tapi pak, sebenernya tujuan chain story itu apa?
    Mungkin bisa di jelaskan begitu?
    Hhe_

    Selamat Tahun baru 2008 ya pak.

  2. Eh salah pak . . . .

    Selamat tahun baru 2009 . . . .

    Hhe_

  3. Wow, Seru ya?
    kaya’nya saya mesti coba..

  4. Menarik sekali.🙂

  5. saya suka chain story tapi di sisni kayaknya intinya bukan good writing tapi creative writing ya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: