Posted by: sopyanmk | 14/12/2008

1st Day AEC 7th Conference (Kota Kinabalu)


dscn0671Hari kemarin dihabiskan dengan kegiatan presentasi dari ketua ASP Net Eropa dan Perwakilan Unesco dari Bangkok. Sebuah presentasi yang jauh dari tanah ke langit. Pada saat UE sudah sangat jauh berlalu dengan beragam program dan kemajuan yang sudah dicapai. Program pelatihan guru yang sudah mapan, serta ketersediaan alat-alat dan bahan yang memungkinkan untuk mulai berkerja. Presentasi dari Direktur pelatihan UNESCO untuk asia-fasifik Dr. Mio menjelaskan bagaimana UNESCO menjangkau daerah terpencil yang untuk jalan masuk saja susah. Dia memberikan contoh negara India, Laos, dan Pakistan. Padahal kalau boleh saya jujur… situasi seperti itu kurang lebih sama dengan yang ada di negara kita. Ada banyak hal yang ia jelaskan mengenai pentingnya mengaplikasikan ICT dalam pembelajaran. Namun yang paling penting adalah melalui pembelajaran ICT akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan akses terhadap informasi. Melalui akses yang cukup terhadap informasi, diharapkan mampu memotivasi siswa untuk maju dan ingin memberikan yang terbaik bagi dirinya, keluarganya, untuk bangsa dan negara. Dialog pada sesi ini sangat dingin karena hanya ada 3 peserta yang bertanya itupun pertanyaan biasa saja. Karena sederhana alasannya, apapun yang disampaikan itu sudah jelas dan tidak perlu dibahas. Tinggal action… mungkin sedikit beda dengan kita yang selalu saja mempermasalahkan hal-hal yang kecil sampai melupakan yang besar😦. Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan presentasi dari the best six project yang sudah dilaksanakan tahun lalu. Juaranya: 1. Mastering Media yang membahas bagaimana memanfaatkan media dalam kehidupan sehari-hari. 2. TOYS (bagiamana mencari sejarah permainan seperti Yoyo, Catur, dll. Setelah itu project participants merancang mainan sendiri. 3. Young Diplomat (Bagaimana anak-anak dari berbagai negara mempromosikan budaya dan hari-hari besar nasional kepada negara lain. Ada juga kunjungan ke berbagai kedutaan di negara masing-masing). Maaf saya lupa belum minta website mereka supaya teman-teman bisa browsing hasil pekerjaan mereka. Malam harinya, kami diundang makan malam oleh Bapak Dirjen Pendidikan… seafood lagi di Restoran Nelayan, pinggir pantai yang diiringi dengan tarian exotic Dayak… Fantastic, tapi tarian kita sepertinya lebih dahsyat deh… Untuk photo-photonya, silahkan kunjungi di multiply saya karena di wordpress saya sulit untuk publish banyak-banyak. http://ruhimani.multiply.com/photos/album/35/Kinabalu_trip_to_Conference_AEC_Net_7th Salam hangat dari Kota Kinabalu


Responses

  1. Wah… masalah ICT dibahas juga ya? Pak, kalo untuk penyebaran pendidikan dan informasi sampai ke pelosok-pelosok, memang sangat bagus dengan ICT. Tapi, kapan ya internet bisa menjangkau sampai pelosok desa terpencil? Listrik aja masih tanda tanya. Belum lagi, siapa yang maintenance peralatan canggih-canggih ini pada nantinya? Wong guru aja pada minta pindah ke kota, apalagi teknisi IT? hehehe….

  2. Terima kasih sudah berkunjung…
    masalah internet akses sepertinya kita harus belajar ke China dan India yang memang menggunakan teknologi satelit untuk memudahkan setiap sekolah memperoleh akses. Soal guru pindah, saya pikir bisa diaataasi kalau saja semua fasilitas guru terpenuhi…
    ya kan?

    ————————————————
    http://sopyanmk. wordpress. com
    SMP Negeri 3 Bogor
    ————————————————

  3. p sopyan, terimakasih infonya..tinggal bagaimana kita tetep memotivasi sekolah2 di indonesia, terutama bogor..:), karena kab. bogor adalah 5 besar dari bawah kwalitas pendidikannya….; dgn memanfaatkan it mungkin bisa kita dorong lebih cepat…saya pernah mengundang dinas kabupatennya ke seamolec..tapi ndak nyambung…tuh…mungkin kita coba lagi tpi anda mendampingi ..?

  4. Waw, saya baru tahu mengenai pemeringkatan itu. Secara sepintas memang saya merasakan kalau Bogor rada-rada kolot dalam sistem di DIKNAS. Sedikit inovasi dan kuatnya dominasi dinas sehingga para kepsek tunduk dan patuh dengan segala macam upeti dan lain-lain. Dampaknya memang akan berimbas kepada guru.

    Saya siap mendampingi dan membuat program bersama untuk kemajuan Kota Bogor.

    Mohon bimbingannya…

  5. wah senengnya . . . .

    kapan kembali ke bogornya??
    di tunggu materi2 yang baru.
    Hhehehe*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: