Posted by: sopyanmk | 29/11/2008

Seminar Nasional di Purwokerto


img_1385Tanggal 27 November 2008 saya diundang ke Purwokerto-Banyumas untuk menjadi pembicara pada acara Seminar Nasional denga Tema “Model Pembelajara Inovatif di Era Global”. Sebuah tema yang mengandung harapan tinggi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran di era global. Hal yang sering menjadi bahan candaan adalah mengapa guru masih begitu-begitu juga. Miskin inovasi dan kurang kepercayaan diri. Padahal potensi guru saat ini sudah semakin baik dan mampu bersaing. Hanya kalau secara jujur dikatakan masih ada beberapa aspek yang harus serius diperbaiki. Hal tersebut adalah sistem di depdiknas – dinas serta mekanisme organisasi di sekolah.

penyelenggara kegiatan ini adalah MGMP IPS Kab. Banyumas dan ISPI (Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia) Cabang Kab. Banyumas. Lokasi kegiatan yang dipilih memang cukup strategis karena berada di pusat kota dengan menyewa Gedung Bank Jateng. Jumlah peserta yang hadir sekitar 200 orang dari berbagai level, mulai dari guru SD – Perguruan Tinggi, pengamat, serta partisipan lain. Yang menarik perhatian dari saya ketika memasuki gedung adalah cara mereka menggandeng sponsorship. Mereka mendapat dukungan dari speedy dan minuman pengganti ion. Sungguh suatu kreatifitas yang luar biasa yang disajikan oleh para guru yang bukan berada di kota besar. Kehormatan ini tidak lepas dari koneksi internet yang tiba-tiba tersambung dengan adik kelas semasa mahasiswa di UPI angkatan 1995. Namanya adalah Deni Kurniawan Asy’ari, hebatnya ia sudah menulis buku dengan judul kamus politik. Luar biasa….

Seminar ini dibagi ke dalam 3 sesi, yaitu:

  1. Sesi yang khusus menyajikan pembicara utama yaitu Bapak Prof. Dr. Fuad Abdul Hamid, MA. Ph.D.
  2. Sesi dengan penyaji Pak Tanto (dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto) dan saya sendiri
  3. Sesi yang penyajinya berdasarkan makalah yang dikirimkan dari para guru. (Ada tiga orang yang melakukan presentasi dengan tema yang bervariasi permainan dalam pembelajaran dan alat peraga visual tentang sistem reproduksi.

img_1429Satu hal yang sering jatuh hati pada kegiatan seperti ini adalah antusiasme, setelah saya selesai presentasi. Beberapa guru datang dan bertanya secara detail mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan ICT. Kebetulan saya membawakan makalah tentang pembelajaran ICT yang memang menjadi sangat menarik ditengah isu global serta sponsor speedy yang gencar mengajak para guru untuk berpacu menjadi konsumen mereka. Maka pertukaran email serta beragam info seputar profesional development yang tengah digembar-gemborkan oleh klub guru tidak lupa saya sampaikan. Bahwa program ini didukung oleh juga oleh SATA-Indonesia (state alumni teacher association/www.sata-indonesial.org) sekaligus menjelaskan bahwa jika ingin maju kita bisa mengajukan diri untuk ikut pelatihan (summer workshop) pada bulan Juni-Juli di Amerika.

img_1421Kunci dari pengembangan ICT sebetulnya sederhana, intinya adalah guru bersedia dan mau melakukan yang terbaik untuk dirinya. Karena hal ini akan menjadi berkaitan atau saling terkait satu sama lain. Ketika kita mau melaksanakan kegiatan ICT dengan melakukan interkoneksi, maka kita harus bersedia melakukan infestasi waktu diluar kebiasaan para guru. Mungkin sepulang sekolah kita akan disibukkan untuk memeriksa email, menjawab, dan menyiapkan program selanjutnya untuk siswa. Bisa jadi sepulang sekolah bertemu siswa untuk melakukan program-program yang sudah dibuat berdasarkan kesepakatan dengan sekolah lain. Sehingga semua program akan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan yang diharapkan. Disitulah kepuasan itu akan dirasakan, ketika program sudah selesai dilaksanakan dan mendapatkan hasil yang terbaik…

Selamat berjuang kawan-kawan di Banyumas-Purwokerto… tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berjuang!!!!


Responses

  1. Mungkin, penyebab dari seminar belum selesai ruangan pesertanya berkurang adalah

    1. Pemakalah yang kurang atau tidak menarik.
    2. Waktu siang yang udah capek/kelelahan
    3. Peserta yang rumahnya jauhhhhh… khawatir kemaleman pulang.
    4. Panitia yang kurang cerdas dalam memenej acara sesi terakhir, misal acara belum selesai ehh… sertifikat kok udah pada dibagi duluan…. dan peserta juga nyerbu pengin segera dibagikan
    5. dan yang lain mungkin…

    Yang jelas, sesi pertama dan kedua, saya kira peserta udaha dapat banyak hal tinggal mau bagaimana selanjutnya selepas seminar. Apakah akan menerapkan model inovatif yang diperolehnya dari penyaji yang masih teoritis dan baru sebagian yang aplikatif itu atau… kembali mengajar seperti semula.

    pagelaran Seminar kadang hanya ritual akdemik ilmiah dan miskin aplikasi di lapangan.

    Terima kasih Pak Sopyan atas apa yang telah engkau tularkan kepada para guru, dosen dan pengajar di banyumas. Semoga bermanfaat.

  2. Don’t worry, memang kita sering dilematis dengan alasan guru yang memang segudang. Kalau alasan pemateri kurang menarik… saya kira enggak lah. Itu semua sangat menarik dan berguna. Mungkin kedepan justru model seperti ini harus terus dipertahankan, yang belum ada adalah empati dari peserta. Bayangkan kalau suatu saat mereka juga dibegitukan…. hehehehe

  3. waah pak…kalo sertifikat udah pada di bagi duluan…aqu malah belum terima tuh…
    Makasih banyak pak sopyan…semua materi yang bapak sampaikan membuat kami para guru jadi lebih ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang pembelajaran inovatif di era global..
    hanya disayangkan sekali untuk waktu pemberian materi yang sangat terbatas…sehingga yang di terima kita para peserta seminar juga setengah-setengah…
    antara bisa dan tidak bisa…jelas dan tidak jelas…
    juga untuk para panitia penyelenggara…mengapa pertanyaan yang diajukan dibatasi hanya 1 pertanyaan??…
    Kapan bapak datang lagi kepurwokerto???perjumpaan dengan bapak yang sesaat memberikan kesan dan renungan yang begitu mendalam….tentang materi yang bapak sampaikan untuk lebih membuka wawasan para guru dalam pembelajaran era global di masa mendatang..
    thanx so much……

  4. See my friend, when you did more… you get more…

    I always believe that you are on the step to move up… keep your simple life spirit as your dress…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: