Posted by: sopyanmk | 20/11/2008

Kronolgi Guru Dipukul Guru (preman)


Rabu, 19 Januari 2008. Jam 09.30 saya selesai mengajar di kelas 8A.
Karena memang jam istirahat, saya langsung menuju ruang guru. Meja
kerja saya terletak paling depan di sudut kiri. Berdampingan dengan
pintu masuk ke perpustakaan. Setelah meletakan ransel di atas meja.
Saya menemui Pak Tantan (Guru Fisika) untuk menjelaskan apa yang
harus dikerjakan untuk Ujian Semester 15 Desember nanti. Pak Tantan
meminta kertas HVS untuk pembuatan program.

09.35 Saya segera ke luar dari ruang guru untuk mengambil kertas di
ruang tata usaha. Di pintu masuk saya berpapasan dengan Pak Iman.
Saya terus berjalan tanpa menghiraukannya. Mengingat apa yang dia
lakukan selama ini. Selalu memancing agar saya marah. Saya berjalan
ke ruang TU dan tak lama kembali ke ruang guru. Kertas langsung
diserhakan ke Pak Tantan.

09.36 Saya kembali duduk di kursi saya dan duduk membelakangi meja
saya. Mengobrol dengan Bu Nonah, Bu Tuti dan Bu Yani yang mejanya
terletak di belakang saya. Sekilas saya melihat Pak Iman maju ke
depan, saya pikir menuju perpustakaan.

09.40 Terjadilah pemukulan yang sama sekali tidak saya duga. Pukulan
dengan tenaga penuh, ke leher sebelah kiri. Kaca mata minus saya
terlontar, dikarenak pukulan yang sangat keras tersebut. Sejenak saya
tersentak kaget. Rasa nyeri di leher belum terasa. Saya terbungkuk,
limbung. Diam sesaat. Mengambil kaca mata. Saya memandang ke arah Pak
Iman sambil bertanya:”Apa maksudnya?” Dia nyerocos, menggumam tapi
saya tidak menangkap apa yang dia ucapkan. Ruangan sejenak hening.
Karena peristiwa yang sangat tidak diduga. Padaha; guru-guru dan
kepala sekolah ada di ruangan itu. Pak Iman serentak ditahan oleh
para guru.

Kepala Sekolah, bengong di depan meja saya. Mungkin karena tidak
menyangka sama sekali kejadian itu. Dengan kepala yang masih pusing,
terhuyung-huyung saya berdiri sambit pamit kepada Kepala Sekolah.

Dengan sepeda kerjaku saya langsung menuju Puskesmas untuk divisum.
Karena dalam keadaan setengah sadar, di gerbang sepeda berjalan tidak
beraturan dan menabrak salah seorang murid . Untung tidak terluka.

09.45 Dokter puskesmas menyatakan harus rujuk ke RS Garut karena
benturan keras di leher kemungkinan merusak saraf dan retaknya tulang
leher. Harus di rontgen. Sesaat setelah diperiksa dokter. Saya
sempat mual-mual, kepala dan leher sakit, mata berkunang-kunang.
Akhirnya muntah di kloset bercampur tetesan darah.

11.30 Tiba di Instalasi Gawat Darurat Garut, langsung divisum dan
harus dirongent. Observasi sampai jam 16, harus puasa. Ditakutkan
muntah kembali.

12.15 Pelaporan di Polres Garut. Pelaporan didampingi Agus Gandi dari
Garut Governance Watch dan Imam Taufik dari Serikat Guru Indonesia.
Diselah2 proses pelaporan kasat serse mengatakan ada telepon dari
dinas pendidikan agar pelaporan tidak diproses dan telah dilakukan
musyawarah secara kekeluargaan.😦
Setelah selesai proses pelaporan, langsung press conference atas
tiondakan premanisme yang dilakukan oleh guru.
Proses pemeriksaan dan pelaporan sampai jam 16.15.

16.20 Kembali ke IGD dokter merekomendasikan harus rawat inap untuk
observasi 3-4 hari. Namun, karena ruangan penuh. Maka saya minta
dirawat di rumah.

17.10 Tiba di rumah dengan luka lebam di leher yang makin bengkak dan
mulai terasa sakit sekali. Mual-mual dan sakit kepala di bagian atas
sebelah kanan makin menjadi.

Cibatu, 19 Nopember 2009
Deny Suwarja
Guru SMPN 1 CIBATU KABUPATEN GARUT


Responses

  1. Susah!

  2. Yah, memang sangat kompleks permasalahan pendidikan di Indonesia ini… kita perlu kerja keras dan berbesar hati untuk semuanya. Revolusi gradual dari mulai depdiknas sampai guru-guru dilapisan bawah. Aneh, guru harus berubah… sedangkan sistem masih melekat…😦

  3. lho kok bisa….
    kenapa gak di bales

    sama dech dengan mas sopyan komentarnya

    keciiian banget
    ih jadi ikut gregetan aku

  4. Mungkin dengan adanya kejadian ini bisa menjadi renungan dan instropeksi diri sendiri. Apa? Mengapa? Bagaimana? dst.
    Orang baik akan lebih baik apabila kita berusaha terus untuk memberikan yang terbaik.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: