Posted by: sopyanmk | 24/08/2008

Belajar e-languages di British Council


Kemarin adalah salah satu kegiatan yang luar biasa. Saya lolos seleksi Mas HABE jadi pendaftar yang ikut pelatihan di Britihs Council. Dengan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak, suasana kelas memang luar biasa. Hari sabtu itu menjadi hari yang penuh kejutan, salah satu kejutan yang paling besar adalah bertemu dengan Pak Hari salah satu Master Teacher iEARN. Waw, luar biasa rasanya seperti reuni kursus Sabtu selama tiga bulan di gedung KNIU. Cerita pun dimulai…

Berangkat dari rumah jam 6.45 sangat berharap datang tepat waktu atau malah lebih awal. Namun sayang ketika sampai ke Stasiun Bojong Gede kereta sudah berangkat dan harus menunggu kereta berikutnya yang akan datang jam 8 pagi. Wah terpaksa nunggu dan langsung confirm ke Mas HABE kalau saya terlambat. Setelah mendaptkan tiket saya segera menunggu di jalur 2 seperti biasanya. Setelah jam 8 datang kereta Express dari arah Depok. Saya santai walau saya melihat orang-orang yang beli tiket sama-sama pada naik. Yang ada di benak saya adalah, mungkin mereka mau ikut ke Bogor supaya dapat tempat duduk. Ternyata, kereta langsung ke Jakarta tidak ke Bogor dulu. Saya pun tertinggal…😦. Menyedihkan akhirnya saya terlambat 1.5 Jam. Duh… gak kebagian intro, tapi langsung snack time.😦 atau🙂

Setelah fokus mengikuti kegiatan, sungguh luar biasa. Walah telah mengikuti berbagai pelatihan sejenis. Namun karakteristik dari setiap program yang ditawarkan selalu berbeda. Situs yang kami dalami seharian ada di http://www.elanguages.org setiap orang bisa masuk mencari partner, ikut project, atau bahkan registrasi. Walau untuk hal terakhir harus divalidasi oleh Mbak Leli dari British Council. Syarat itu adalah syarat yang harus ditempuh karena berkaitan dengan standar keamanan. Tapi, membuat my page, edit, ganti password, serta mendesain project jelas memerlukan kreatifitas.

Pelaksanaan project ini jelas perlu pemahaman lebih dalam bagi guru mengenai integrated studies dan contextual teaching dan learning. Karena jika guru hanya memprioritaskan KKM dan SKL saya jamin komentar mereka adalah… sibuk dan takut materi ajar tidak terkejar. Di sini perlu penjelasan dan argumen yang jitu sehingga dapat meyakinkan pada guru bahwa kegiatan ini banyak manfaatnya. Selain pengalaman, kemampuan berbahasa, bahkan berbagi pengalaman dengan orang lain adalah sebuah keasyikan. Siapa berminat?

Minggu, 24 Agustus 2008


Responses

  1. Assalamu’alaikum kang Kosasih,

    Tergelitik untuk menanggapi perkereta apian kita. Kok jadwal kereta api bisa di interpretasikan ya? Maksut saya, anda mengira kereta akan ke Bogor, padahal kereta langsung ke Jakarta. Bukankah jadwal kereta itu sudah pasti mau ke utara atau ke selatan. Kira2 berapa orang yang mengalami hal serupa? Kalau banyak orang yg mengalami, berarti informasi di stasiun harus dibenahi. Tapi kalau cuman anda sendiri berarti ………

    Salam Kenal,
    Handy


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: