Posted by: sopyanmk | 29/07/2008

Sejarah George Washington (1)


Hari ini dimulai pukul 7.45 naik bus menuju komplek rumah George Washington, walaupun saya surfing di Internet ternyata apa yang saya temukan sangat jauh dengan kenyataannya. Sebuah komplek rumah yang lengkap seperti di film klasik masa perbudakan. Memang beliau juga punya budak cukup banyak untuk memelihara rumahnya dan sebagai simbol kelas pada masanya. Setelah melaukan perkenalan panitia, semua peserta dipersilahkan untuk melakukan exploration site kemana saja. Waw, saya langsung ke gallery karena saya pikir museum hanya seperti itu. Setelah itu sesi peserta berkumpul kembali untuk melakukan perkenalan tiap orang, seru banget. Ternyata orang Amerika juga suka bercanda🙂. Teman saya sudah nambah ada James orang Boston yang ramah dan Laura  ibu yang sangat antusias.

Kegiatan selanjutnya adalah melakukan kunjungan ke kebun George Washington, di sana kami mendapatkan sambutan dari petugas yang berpakaian seperti pada jaman dulu. Lucu banget deh… Kami diajak touring menunjukkan rumah para budak, mesin penggiling gandum, hamparan kebun dll. Yang menarik adalah sistem yang dipakai pertania yang dipakai dengan sistem perputaran sangat luar biasa. bahkan pengelolaan pasca panen pun cukup jauh berbeda bahkan jika dibandingkan dengan para petani kecil di kampung yang ada di Indonesia. Bahkan dijelaskan pula bagaimana George melakukan uji coba beberapa lama sebelum menentukan sistem menanamnya. Amazing, sungguh sebuah inovasi yang tinggi sudah dilakukan sejak ratusan tahun.

Setelah berkeliling, presentasi pertama adalah mengenai kemampuan arsitek GW, dia menggambarkan rumah lama dengan yang terbaru. Dia juga menggambarkan betapa detailnya rancangan komplek rumahnya. Ya gimana gak gitu, dia sejak muda adalah seorang surveyor yang pekerjaan salah satunya membuat peta. Jadi jangan heran kalau DC (district of Columbia) Ibu kota Amrik dia desain dengan tatanan yang luar biasa. Setelah itu sesi makan siang, terpaksa harus beli dan lumayan mahal. Saya beli yang murah meriah, pizza ahh enek juga heheh tapi lumayanlah di Indonesia hal itu sulit terjadi. Bahkan saya belum pernah tuh beli pizza langsung.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan kunjugan ke taman yang cukup unik, GW bahkan membuat green house. Untuk membuat green house bahkan dia survey selama 6 bulan untuk mencari bentuk yang cocok. Perjalanan dilanjutkan menuju makam beliau. Semua langsung mengucapkan janji amerika (pancasilanya kale), kemudian menyimpan karangan bunga, dan masuk ke dalam kompleks makamnya. Sangat nasionalis sekali, ini pasti berbeda dengan di kita. Pasti mistik sekali hahahah🙂.

Setelah itu kembali mendengarkan sejarah Aristokrasi Virginia, karena memang ada banyak tokoh pemerintahan (presiden dari virginia), seperti link mungkin. Kalau di Indonesia seperti link Jawa. Tokoh yang dibahasnya adalah George Mason. Seru banget bawainnya, tapi ngantuk karena abis panas-panasan dibawa ke ruang dingin kemudian bercerita huh…

Setelah itu kegiatan paling menarik, yaitu mengunjungi perpustakaan domunter. Disana petugas dengan ketat melarang bawa pulpen, hanya pensil untuk mencatat, bahkan megangpun beberapa item gak boleh. Kalau boleh harus pake sarung tangan. Luar biasa, jaman GW, dia sudah baca Don Xuicot bener gak ya nulisnya. Tapi tahun 1700 an buku itu sudah ada. Ada juga surat cinta kepada istrinya, ada anggaran transportasi yang dibuat istrinya. Luar biasa terdokumentasi. Lalu… kami berkeliling rumah GW, amazing.. pokoknya gak akan nyangka, arsitekturnya okk banget.


Responses

  1. eh…emangnya di sana makan harus beli sendiri ya? selalu? gak kayak kegiatan di kita ya…kadang lebih banyak makannya daripada kegiatannya. he…he…ciaaaan…deh! awas lho…kena yang gak halal!!

  2. itu juga slah satu hal yang ditakutkan

  3. jng lupa oleh-olehnya…ketemu Bill gates ga???

  4. Pak kalo bap sekeluarga disuruh tinggal dan jagain rumahnya GW mau gak?

  5. Pak kalo bapak sekeluarga disuruh tinggal dan jagain rumahnya GW mau gak? Wah temen kita yang satu ini hebat banget.

    Salam & sukses selalu yah

    Ayu

  6. emangnya rumah loh dimana??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: