Dua minggu lalu di SMA Dwiwarna (Boarding School) saya melakukan sharing workshop Digital Portfolio and Classroom Exchange. Dua topik ini sebetulnya bisa dibuat dalam jangka waktu yang cukup panjang, mengingat hal ini adalah dua hal yang berbeda. Namun, demi efisiensi dan targetnya untuk overview maka dilaksanakan dalam satu pertemuan. Rada repot juga sih memberikan gambaran kegiatan agar dapat dimengerti dan dipahami oleh peserta. Namun karena para guru sudah cukup familiar dengan internet dan komputer, maka kendala di atas bukan lagi menjadi masalah.
Sesi pertama saya menjelaskan tentang Classroom exchange yang sudah dilaksanakan. Melalui kegiatan penpals, dan classroom exchange selama mengikuti teachers conference di Bogor dan di Yunani. Saya berusaha menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Terutama untuk aplikasi atau bahasa kerennya contextual teaching. Mengapa penting? Karena sampai saat ini masih banyak guru yang
Sesi yang paling menarik adalah ketika peserta diajak melakukan tahapan awal yaitu membuat blog. Saya memberikan alternatif di multiply, blogger, atau wordpress. Waw, hasilnya luar biasa, walau internet connection jadi rada lambat akhirnya hampir semua guru dan karyawan punya blog. Hebatnya lagi banyak peserta yang belum punya email dan terpaksa mereka harus buat dulu. Ini namanya “sekali mengayuh dayung dua tiga hari badan sakit”
.
Sayang waktunya tidak cukup, mungkin akan dilanjutkan untuk tahapan lain yaitu finding partner. Tapi sejauh ini mereka semuanya cukup puas dan menikmati kegiatan tersebut.
Washington, 21 Juli 2008
Hotel Carlyles Siute
